July 12, 2008

Jaksa Berpanu

“Jaksa senior yang banyak memegang perkara semua ‘berpanu’—ada yang di muka, ada yang —maaf— di pantat. Ada yang samar, ada yang terang benderang.”

Mantan Jaksa Agung Abdul Rachman Saleh (11/7), menyatakan saat ini sulit mencari jaksa yang benar-benar bersih.

July 11, 2008

LockUp: Mug Bergembok

Gembok dilepas, mug bocor!

[wp_caption id=”” align=”aligncenter” width=”450” caption=”LockUp, Mug Bergembok”][/wp_caption]

Di tempat kerja yang lama, saya mempunyai sebuah mug. Ini mug yang saya bawa dari rumah. Kenapa saya bawa, apakah kantor tidak menyediakan gelas untuk minum? Ehm, tentu gelas tersedia. Namun, kalau semua gelas bentuk dan warnanya sama, kok rasanya nggak eksklusif, ya? Lagipula, konon, lebih higienis juga kalau gelas yang dipakai oleh satu orang pada suatu hari tidak dipakai oleh orang lain pada hari yang lain, khan?

Sayangnya, ide saya ini sering tidak terwujud. Ketika saya datang kesiangan, mug eksklusif saya sudah dipakai orang lain. Ugh, sebel juga. Tapi mau gimana lagi?

Peristiwa yang saya alami ini tentu tidak akan terjadi jika saya mempunyai mug bernama LockUp. Mug ini mempunyai kunci. Jika kuncinya dilepas, maka mug ini berlubang. Kalau berlubang, mug ini tidak bisa digunakan.

Nah, sekarang saya memimpikan juga mempunyai sebuah LockUp ini. Ketika akan pulang ke rumah, kunci mug itu saya lepas. Pagi-pagi, ketika akan ngeteh, tinggal saya ambil mug itu, memasang kuncinya yang sudah dicuci, dan kemudian ngeteh dengan nyaman. Dan higienis. Dan eksklusif, tentu.

Saya lihat di Mugue.com belum ada yang punya LockUp. Mungkin Paman Tyo sudah punya tapi belum dimunculkan?

Kumpulin Kentut Sapi untuk Cegah Global Warming

Kentut sapi adalah penyebab global warming

[wp_caption id=”” align=”aligncenter” width=”404” caption=”Kentut sapi dikumpulin”][/wp_caption]

Eh, tahukah Anda apa yang ada di punggung sapi itu? Aha, Anda pasti tidak mengira bahwa yang ada di dalam tangki plastik itu adalah kentut binatang yang dikumpulin. Ah, bercanda, ya? Tidak, saya sama sekali tidak sedang mencoba membuat Anda tersenyum.

Pagi ini saya membaca situs Telegraph tentang efek rumah kaca yang disebabkan oleh kentut sapi. Ah, bagaimana mungkin?

Nah, para ahli mengatakan bahwa sistem pencernaan sapi yang lambat ternyata menjadi jawaban atas pertanyaan mengapa binatang itu menghasilkan banyak gas metana. Asal Anda tahu, gas metana itu juga banyak terkandung dalam kentut. Nah, ternyata gas metana juga potensial menghasilkan efek rumah kaca, sama seperti korbon dioksida.

Dalam upaya memahami dampak dari “angin surga” yang dihasilkan oleh sapi-sapi terhadap pemanasan global, para ahli kemudian mengumpulkan gas yang berasal dari dalam perut sapi. Gas itu dimasukkan ke dalam tanki plastik yang diletakkan di atas punggung binatang memamah biak ini.

Peneliti dari Argentina menemukan fakta bahwa gas metana dari sapi menyumbang lebih dari 30% total emisi yang menyebabkan efekrumah kaca negara itu. Sebagai salah satu negara penghasil daging sapi terbesar di dunia, Argentina mempunyai lebih dari 55 juta ekor sapi yang merumput di Pampas.

Guillermo Berr, seorang peneliti dari Institut Nasional Teknologi Agrikultur mengatakan bahwa setiap sapi memproduksi 8000 sampai 1,000 liter emisi setiap hari. Metana, yang juga dihasilkan oleh tempat pembuangan sampah, tambang batubara dan pipa gas yang bocor, ternyata 23 kali lebih efektif dalam menjerat panas di atmosfer daripada karbon dioksida.

Para peneliti di Argentina sekarang sedang melakukan percobaan diet untuk sapi-sapi itu untuk memperbaiki sistem pencernaan dan diharapkan menurunkan suhu di bumi.

Ah, gara-gara global warming, kentut sapi pun dimasukkan ke dalam tanki plastik. Ada-ada saja!

Foto: Reuters

July 10, 2008

Mak Erot vs Erotisme

Terapi Mak Erot tanpa efek samping. Yang ada adalah efek ke depan!

Seorang teman yang bukan ahli bahasa mengatakan bahwa kata Erotisme itu secara etimologis berasal dari nama seorang nenek ahli pembesar alat kelamin laki-laki asal Cisolok Kabupaten Sukabumi bernama Mak Erot. Etimologi, secara sederhana, adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul suatu kata.

Tentu saja saya membantah pendapatnya. Erotis itu berasal dari kata Erotic, bukan dari kata Erot. Jadi tidak ada hubungan antara Erotis dengan Erot sebagai nama orang. Dengan demikian Erotisme bukanlah sebuah paham tentang seksualitas yang disebarkan oleh Mak Erot. Erotisme dalam bahasa Inggris disebut sebagai Eroticism. Nah makin jelas khan tidak ada hubungan antara Mak Erot dan Erotisme.

Nenek berusia lebih dari 130 tahun ini lahir di Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejak jaman penjajahan Jepang dahulu Mak Erot sudah terkenal sebagai ahli pengobatan tradisional alat vital pria. Mak Erot melakukan pengobatan itu secara tradisional murni dengan mantra dan doa tanpa efek samping. Ya, tentu saja tanpa efek samping, karena yang ada adalah efek ke depan! Hehehehe…

Di koran-koran kuning setiap hari kita bisa melihat iklan “pembesaran alat vital”. Ada yang mengaku cucu Mak Erot, ada yang mengaku menerima ilmu dari Mak Erot, ada pula yang mengaku sebagai Mak Erot sendiri. Mana yang benar? SAYA TIDAK TAHU KARENA SAYA TIDAK BUTUH TERAPI BERGAYA MAK EROT SEJAK DAHULU SAMPAI SELAMANYA.

Tanggal 5 Juli 2008 yang lalu Mak Erot meninggal. Begitu.